MEDIA ONLINE TINTA HUKUM INVESTIGASI TAJAM DAN AKURAT DISHUB KOTA MADIUN LENGKAPI RAMBU JALAN, SATLANTAS POLRES MADIUN KOTA KAWAL TERTIB LALU LINTAS DI JALAN DOHO

DISHUB KOTA MADIUN LENGKAPI RAMBU JALAN, SATLANTAS POLRES MADIUN KOTA KAWAL TERTIB LALU LINTAS DI JALAN DOHO


MADIUN
TintaHukumInvestigasi.com

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Madiun terus berupaya menghadirkan kelengkapan sarana lalu lintas demi menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan tertib. Kali ini, dukungan itu diwujudkan dengan pemasangan sejumlah rambu di kawasan Jalan Doho, Kelurahan Winongo, yang terpilih sebagai lokasi Lomba Kampung Tertib Lalu Lintas.

Pada Minggu (22/9), berbagai rambu tambahan seperti papan nama jalan, rambu parkir, larangan parkir, batas kecepatan 30 km/jam, rambu stop, simpang tiga, simpang empat, hingga larangan berhenti dipasang di titik-titik strategis. Selain menjadi penunjang lomba, rambu ini juga menjadi fasilitas permanen yang dapat digunakan masyarakat dalam jangka panjang.

Keberhasilan upaya ini tak lepas dari sinergi dengan Satlantas Polres Madiun Kota di bawah komando Kasat Lantas AKP Nanang Cahyono, S.Pd dan jajaran. Satlantas selama ini dikenal aktif mendorong budaya tertib berlalu lintas melalui berbagai program, mulai dari operasi gabungan hingga kegiatan humanis bersama masyarakat.

Langkah Dishub melengkapi rambu menjadi senjata penting bagi jajaran Satlantas dalam melakukan pengawasan, edukasi, hingga penindakan di lapangan. Dengan rambu yang jelas, masyarakat tak lagi memiliki alasan untuk abai terhadap aturan lalu lintas.

Kinerja AKP Nanang Cahyono bersama anggotanya patut diapresiasi. Mereka tidak hanya fokus pada penegakan hukum, tetapi juga mengedepankan pendekatan persuasif dan edukatif, sehingga masyarakat lebih sadar bahwa tertib lalu lintas adalah kebutuhan bersama.

Lomba Kampung Tertib Lalu Lintas ini diharapkan menjadi pemicu lahirnya kawasan-kawasan lain yang disiplin di jalan raya. Dishub dan Satlantas Polres Madiun Kota menegaskan bahwa kolaborasi akan terus diperkuat, bukan hanya demi lomba, tetapi untuk menciptakan budaya berlalu lintas yang berkelanjutan di Kota Madiun.

RED

Lebih baru Lebih lama