MEDIA ONLINE TINTA HUKUM INVESTIGASI TAJAM DAN AKURAT SATLANTAS POLRESTA BOGOR KOTA CEPAT TANGGAPI ADUAN WARGA, ATASI KEMACETAN DI JALAN SHOLEH ISKANDAR

SATLANTAS POLRESTA BOGOR KOTA CEPAT TANGGAPI ADUAN WARGA, ATASI KEMACETAN DI JALAN SHOLEH ISKANDAR


BOGOR
TintaHukumInvestigasi.com 

Kinerja cepat jajaran Satlantas Polresta Bogor Kota patut diapresiasi. Kamis pagi (25/9/2025) sekitar pukul 06.18 WIB, petugas langsung bergerak menindaklanjuti laporan masyarakat terkait kemacetan panjang akibat aktivitas keluar-masuk truk besar di Jalan Sholeh Iskandar, kawasan Perumahan Budiagung.

Truk besar pengangkut material proyek pembangunan Menara SIG 18 lantai diketahui berhenti dan parkir di tepi jalan sehingga menimbulkan kepadatan arus lalu lintas di jam sibuk pagi. Kondisi ini sempat membuat warga kesal karena perjalanan mereka terganggu cukup lama.

Mendapatkan aduan tersebut, Unit Lantas Polsek Tanah Sareal bersama Satlantas Polresta Bogor Kota langsung mendatangi lokasi proyek. Petugas dengan sigap berkoordinasi dengan pihak keamanan serta pengawas proyek untuk memastikan truk tidak lagi beroperasi pada jam-jam padat.

Selain itu, imbauan tegas diberikan agar aktivitas bongkar-muat maupun keluar-masuk truk proyek dilakukan di luar waktu sibuk masyarakat. Langkah preventif ini bertujuan menjaga kelancaran lalu lintas sekaligus merespons cepat keluhan warga.

Tindakan cepat Satlantas Polresta Bogor Kota mendapat apresiasi masyarakat. Salah seorang warga, Andi (37), menyampaikan, “Kami sangat berterima kasih karena polisi cepat turun tangan. Biasanya kalau macet seperti ini bisa berjam-jam, tapi kali ini cepat diatasi. Kami merasa didengar dan dilindungi.”

Warga lain menambahkan bahwa kehadiran polisi di lokasi memberi rasa lega. “Responnya luar biasa cepat. Begitu kami lapor, tidak lama langsung ada polisi datang. Ini yang kami harapkan, aparat benar-benar hadir di tengah masyarakat,” ujar Rina (41), warga Budiagung.

Dengan langkah cepat tersebut, arus lalu lintas di kawasan Jalan Sholeh Iskandar kembali lancar, dan masyarakat berharap pengawasan terus dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang.

(RED) 

Lebih baru Lebih lama