LAMONGAN – TintaHukumInvestigasi.com
Sorotan publik kini tajam menancap pada Kasatreskrim Polres Lamongan, AKP Rizky Akbar Kurniadi, S.Tr.K., S.I.K., M.Si. Arena sabung ayam di Kecamatan Kedungpring bukan lagi rahasia umum. Perjudian itu berjalan terang-terangan, berlangsung setiap hari, bahkan berlokasi hanya sepelemparan batu dari Mapolsek Kedungpring. Ironisnya, hingga detik ini, Kasatreskrim memilih bungkam, seolah-olah hukum bisa diputarbalikkan begitu saja.
Tim investigasi TintaHukumInvestigasi.com telah berupaya meminta klarifikasi resmi. Namun, AKP Rizky Akbar Kurniadi justru diam seribu bahasa. Sikap pasif ini menimbulkan tanda tanya besar: apakah Polres Lamongan benar-benar tidak mampu, atau justru sengaja menutup mata demi melindungi kepentingan tertentu?
Lebih memalukan lagi, nama UNTUNG, warga Babat, Lamongan, terang-terangan disebut sebagai panitia utama yang mengatur arena sabung ayam. Bahkan, beredar dugaan adanya bekingan dari oknum TNI aktif. Semua fakta ini seperti tidak pernah disentuh sama sekali oleh Kasatreskrim Polres Lamongan.
Bagaimana mungkin perjudian besar bisa dibiarkan tumbuh subur, bahkan di depan mata aparat? Mengapa tidak ada penggerebekan, tidak ada proses hukum, seakan-akan arena sabung ayam dilindungi kekuatan tak terlihat? Diamnya Kasatreskrim tak ubahnya sinyal bahwa hukum di Lamongan bisa dipelintir, ditekan, bahkan dimatikan.
Kontrasnya begitu telak: rakyat kecil ditindak keras hanya karena judi recehan, sementara sabung ayam Kedungpring yang jelas-jelas mengalirkan uang besar justru aman-aman saja. Hukum tajam ke bawah, tumpul ke atas—dan Kasatreskrim Polres Lamongan adalah simbol nyata ketidakadilan itu.
Tim investigasi TintaHukumInvestigasi.com memastikan kasus ini tidak akan berhenti di Lamongan. Laporan lengkap akan diteruskan ke Polda Jatim, Mabes Polri, hingga Pangdam V Brawijaya untuk menelusuri dugaan keterlibatan oknum aparat dalam jaringan perjudian tersebut.
Kini, publik menanti jawaban dari AKP Rizky Akbar Kurniadi: apakah ia tidak mampu, atau justru ikut menjadi bagian dari mafia sabung ayam yang telah mempermalukan institusi kepolisian di mata rakyat?
Redaksi
