-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tragedi Pagi di Tol Ngawi: Bus Indorent Terguling, Pramugari Muda Tewas dan 32 Penumpang Terluka

Kamis, 12 Februari 2026 | 2/12/2026 05:18:00 PM WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-13T01:18:21Z


NGAWI
| TintaHukumInvestigasi.com

Kecelakaan lalu lintas melibatkan bus penumpang Indorent rute Jakarta–Malang terjadi di ruas Tol Ngawi, Jawa Timur, Kamis (12/2/2026) sekitar pukul 06.30 WIB. Insiden tragis tersebut mengakibatkan seorang pramugari bus meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara 32 penumpang lainnya mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis.

Peristiwa itu terjadi di Kilometer 566 Tol Ngawi, tepatnya di wilayah Desa Bangunrejo Kidul, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi. Berdasarkan informasi yang dihimpun, bus melaju dari arah barat menuju timur. Saat berada di lokasi kejadian, kendaraan diduga berusaha mendahului dari lajur kiri tanpa memperhitungkan jarak aman dengan kendaraan di depannya.

Bus yang dikemudikan Achmad Fajrin Dermawan (35), warga Desa Trayeman, Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal, kemudian menabrak bagian belakang truk bok yang dikemudikan Pujianto (35), warga Desa Siberuk, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang. Benturan keras menyebabkan bagian depan bus ringsek parah sebelum akhirnya kendaraan terguling ke parit di sisi kiri jalan tol.

Korban meninggal dunia diketahui bernama Naura Rindha Cantika (21), pramugari bus asal Desa Kawedusan, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar. Jenazah korban dievakuasi ke RSUD dr. Soeroto Ngawi untuk keperluan visum dan penanganan lebih lanjut.

Sementara itu, 32 penumpang yang mengalami luka-luka segera dievakuasi ke dua fasilitas kesehatan, yakni Rumah Sakit At Tin Husada dan Rumah Sakit Widodo Ngawi. Mayoritas korban mengalami luka pada bagian kepala, tangan, dan kaki akibat benturan saat bus terguling.

Salah satu penumpang, Yoyok Suwarno, mengungkapkan suasana panik sempat terjadi setelah bus terbalik. Para penumpang berusaha keluar dengan memecahkan kaca jendela menggunakan benda seadanya. “Penumpang panik dan berusaha keluar dari dalam bus dengan memecahkan kaca,” ujarnya.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Ngawi, Iptu Agus Harianto, menyampaikan bahwa dugaan sementara penyebab kecelakaan adalah faktor kelelahan atau sopir mengantuk. “Bus melaju dari arah barat ke timur dan menabrak truk bok hingga terguling ke parit. Dugaan sementara sopir mengantuk. Total 32 korban luka saat ini dirawat di rumah sakit,” jelasnya.

Petugas Satlantas Polres Ngawi masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), pendataan korban, serta pemeriksaan terhadap pengemudi dan saksi-saksi guna memastikan penyebab pasti kecelakaan. Sementara itu, sopir truk bok dilaporkan tidak mengalami luka dalam insiden tersebut.

Kasus kecelakaan ini kini resmi ditangani Unit Gakkum Satlantas Polres Ngawi untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Red

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update