SALATIGA | TintaHukumInvestigasi.com – Kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan empat kendaraan terjadi di Jalan Lingkar Selatan (JLS), tepatnya di Simpang Empat Gamol, Kelurahan Kecandran, Kecamatan Sidomukti, Kota Salatiga, Jawa Tengah, Rabu (24/12/2025) siang. Insiden tersebut diduga dipicu oleh gangguan sistem pengereman atau rem blong pada sebuah truk tronton.
Peristiwa kecelakaan terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. Empat kendaraan yang terlibat dalam kejadian tersebut masing-masing satu unit truk tronton, satu unit Mitsubishi Colt L300, serta dua sepeda motor yakni Honda Beat dan Honda Vario.
Kasat Lantas Polres Salatiga, AKP Darmin, menjelaskan bahwa berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan sejumlah saksi, kecelakaan bermula saat truk tronton yang dikemudikan oleh H.S. melaju dari arah Cebongan menuju Blotongan melalui JLS.
“Setibanya di lokasi kejadian, truk tronton diduga mengalami gangguan fungsi pengereman atau rem blong sehingga pengemudi kehilangan kendali dan menabrak kendaraan di depannya secara beruntun,” ujar AKP Darmin, Rabu (24/12/2025).
Kendaraan yang berada di depan truk tersebut masing-masing dikemudikan oleh MR (pengemudi Mitsubishi Colt L300), WDAS (pengendara Honda Beat), serta BA (pengendara Honda Vario).
Akibat kecelakaan tersebut, pengendara sepeda motor Honda Vario berinisial BA mengalami luka ringan berupa memar di bagian kepala serta luka pada kaki. Korban dalam kondisi sadar dan saat ini menjalani perawatan medis di RSUD Kota Salatiga. Tidak terdapat korban meninggal dunia maupun luka berat dalam peristiwa ini.
Selain korban luka, kecelakaan beruntun tersebut juga mengakibatkan kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp5 juta.
Mendapatkan laporan kejadian, Unit Gakkum Satlantas Polres Salatiga segera mendatangi lokasi untuk mengamankan TKP, mengatur arus lalu lintas, mengamankan barang bukti, serta memastikan kondisi korban di rumah sakit.
AKP Darmin mengimbau kepada seluruh pengguna jalan, khususnya pengemudi kendaraan angkutan besar, agar selalu memperhatikan kondisi teknis kendaraan sebelum beroperasi, terutama sistem pengereman.
“Kendaraan besar memiliki potensi risiko yang tinggi. Pemeriksaan rutin menjadi faktor penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas,” tegasnya.
Hingga kini, Satlantas Polres Salatiga masih melakukan penyelidikan lanjutan guna memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut.
RED
