REMBANG | TintaHukumInvestigasi.com
Satuan Tugas Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Satgas Kamseltibcarlantas) Polres Rembang terus menggencarkan kegiatan pembinaan dan penyuluhan (binluh) keselamatan berlalu lintas dalam rangka Operasi Keselamatan Candi 2026. Salah satu sasaran kegiatan tersebut adalah lingkungan pendidikan dengan menyasar kepala sekolah dan para guru, Kamis (5/2/2026).
Kegiatan binluh ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta peran strategis kepala sekolah dan tenaga pendidik dalam menanamkan budaya tertib berlalu lintas sejak dini kepada peserta didik. Melalui sosialisasi ini, para pendidik diharapkan mampu menjadi teladan sekaligus agen perubahan dalam membentuk karakter pelajar yang sadar akan pentingnya keselamatan berlalu lintas.
Kasat Lantas Polres Rembang, AKP Ryan Mitha P, S.Tr.K., S.I.K., dalam keterangannya menghimbau agar pihak sekolah turut berperan aktif dalam memberikan edukasi keselamatan berlalu lintas kepada siswa secara berkelanjutan.
“Keselamatan berlalu lintas bukan hanya tanggung jawab kepolisian, tetapi juga menjadi tanggung jawab bersama. Kami mengimbau kepada para kepala sekolah dan guru agar terus menanamkan disiplin berlalu lintas kepada para siswa, baik melalui pembelajaran di sekolah maupun dengan memberikan contoh langsung dalam kehidupan sehari-hari,” ujar AKP Ryan Mitha.
Ia juga mengajak para pendidik untuk mengingatkan peserta didik agar selalu mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan seperti helm berstandar SNI, serta tidak mengendarai kendaraan bermotor sebelum memenuhi persyaratan usia dan kelengkapan surat izin mengemudi.
Melalui Operasi Keselamatan Candi 2026, Polres Rembang berkomitmen mengedepankan pendekatan humanis, adaptif, dan melayani (HANDAL) serta mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya dunia pendidikan, untuk bersama-sama mewujudkan budaya tertib berlalu lintas demi menekan angka kecelakaan dan meningkatkan keselamatan di jalan raya.
Red

Tidak ada komentar:
Posting Komentar