Lebih dari 10 Ribu Dapur MBG Disetop Sementara, Prabowo Subianto: Demi Perbaikan Kualitas
![]() |
| Prabowo menegaskan program Makan Bergizi Gratis merupakan investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. |
BOGOR — TintaHukumInvestigasi.com | Presiden Prabowo Subianto mengambil langkah tegas dalam mengawal program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sebanyak 10.030 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dihentikan sementara (suspend) karena dinilai belum memenuhi standar yang ditetapkan.
Kebijakan ini, menurut Prabowo, merupakan bagian dari evaluasi menyeluruh untuk memastikan kualitas gizi, kebersihan, dan keamanan pangan tetap terjaga.
“Yang sudah di-suspend jumlahnya 10.030 SPPG,” ujar Prabowo saat berdiskusi dengan jurnalis dan sejumlah ahli di kediamannya di Hambalang, Bogor, Selasa (17/3/2026).
Ia menegaskan, penghentian sementara tersebut bukan berarti program dihentikan, melainkan langkah pembenahan agar pelaksanaan MBG berjalan optimal dan tepat sasaran.
Tak Tutup Mata terhadap Kritik
Prabowo menyebut pemerintah tidak alergi terhadap kritik yang muncul di lapangan. Masukan dari berbagai pihak justru dijadikan dasar untuk melakukan perbaikan.
Menurutnya, pengawasan terhadap dapur-dapur MBG dilakukan secara ketat, termasuk melalui inspeksi mendadak (sidak) yang rutin dilakukan oleh tim pengawas.
“Ini bagian dari pembersihan supaya program ini benar-benar berkualitas,” katanya.
Pengetatan Standar
Dalam proses evaluasi tersebut, pemerintah menerapkan sejumlah langkah, di antaranya:
Penerapan standar dan sertifikasi ketat bagi seluruh dapur SPPG
Pemberian sanksi langsung berupa suspend bagi yang melanggar
Pengawasan rutin untuk menjaga kualitas layanan
Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelaksanaan program MBG di seluruh daerah.
Jaga Kualitas SDM
Prabowo menegaskan program Makan Bergizi Gratis merupakan investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Karena itu, ia menekankan tidak boleh ada kompromi dalam hal standar pelaksanaan di lapangan.
“Ini menyangkut masa depan anak-anak kita,” tegasnya.
Sumber : Inilah.com
Editor : Yoyon Agus H.





Posting Komentar