Korban Perang Iran vs AS–Israel Tembus Ribuan, Iran Catat 1.270 Orang Tewas

Dampak konflik juga dirasakan negara lain di kawasan. Pemerintah Lebanon melaporkan sedikitnya 486 orang tewas akibat rangkaian serangan udara Israel.


TEHERANTintaHukumInvestigasi.com | Konflik bersenjata antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel terus memanas sejak pecah pada 28 Februari 2026. Hingga Selasa (10/3/2026), laporan terbaru menunjukkan jumlah korban jiwa mencapai ribuan orang di berbagai negara di kawasan Timur Tengah.

Pemerintah Iran mencatat jumlah korban tertinggi dengan sedikitnya 1.270 orang tewas. Angka tersebut termasuk 40 warga sipil yang dilaporkan tewas akibat serangan udara Israel di kawasan permukiman ibu kota Teheran pada Senin (9/3).

Selain korban sipil, militer Iran juga kehilangan 104 personel setelah kapal perang mereka ditenggelamkan oleh kapal selam militer AS di perairan lepas pantai Sri Lanka pekan lalu.

Dampak konflik juga dirasakan negara lain di kawasan. Pemerintah Lebanon melaporkan sedikitnya 486 orang tewas akibat rangkaian serangan udara Israel.

Sementara itu di Irak, otoritas kesehatan setempat mengonfirmasi 15 korban jiwa, termasuk seorang komandan faksi bersenjata yang tewas dalam serangan udara pada 5 Maret.

Militer Israel mengonfirmasi dua tentaranya tewas dalam pertempuran darat di Lebanon Selatan. Ini merupakan korban militer pertama sejak kembali memanasnya konfrontasi dengan kelompok Hezbollah.

Di sisi lain, 11 warga sipil Israel juga dilaporkan tewas, sebagian besar akibat serangan rudal Iran di wilayah sekitar Yerusalem.

Kementerian Pertahanan AS atau Pentagon melaporkan sekitar 140 personel militer AS mengalami luka-luka dalam 10 hari terakhir akibat serangan balasan Iran. Mayoritas mengalami luka ringan, namun delapan personel dilaporkan menderita luka berat.

Selain itu, tujuh tentara AS dilaporkan tewas dalam insiden yang terjadi di Kuwait dan Arab Saudi.

Ketegangan juga meluas ke negara-negara yang menampung pangkalan militer AS. Di Uni Emirat Arab tercatat enam orang tewas akibat serangan Iran.

Di Kuwait, enam orang dilaporkan tewas, terdiri dari dua warga sipil termasuk seorang anak, dua anggota polisi, dan dua tentara yang sedang bertugas.

Sementara itu di Arab Saudi, dua warga asing dilaporkan tewas setelah proyektil menghantam kawasan permukiman di Al-Kharj. Negara lain seperti Bahrain dan Suriah juga melaporkan korban jiwa akibat serangan rudal Iran di wilayah permukiman.

Di Oman, satu orang dilaporkan tewas setelah sebuah kapal tanker berbendera Kepulauan Marshall terkena proyektil di perairan dekat ibu kota Muscat.

Hingga kini pertempuran masih berlangsung di sejumlah front. Situasi yang belum mereda juga memicu fluktuasi harga energi global, sementara upaya meredakan ketegangan di kawasan Timur Tengah belum menunjukkan perkembangan signifikan.


Editor : Yoyon Agus Herdiono

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Korban Perang Iran vs AS–Israel Tembus Ribuan, Iran Catat 1.270 Orang Tewas
  • Korban Perang Iran vs AS–Israel Tembus Ribuan, Iran Catat 1.270 Orang Tewas
  • Korban Perang Iran vs AS–Israel Tembus Ribuan, Iran Catat 1.270 Orang Tewas
  • Korban Perang Iran vs AS–Israel Tembus Ribuan, Iran Catat 1.270 Orang Tewas
  • Korban Perang Iran vs AS–Israel Tembus Ribuan, Iran Catat 1.270 Orang Tewas
  • Korban Perang Iran vs AS–Israel Tembus Ribuan, Iran Catat 1.270 Orang Tewas

Posting Komentar

Ad
Ad