TransJabodetabek Blok M–Bandara Soekarno-Hatta Resmi Beroperasi 12 Maret 2026
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menjadwalkan layanan tersebut mulai beroperasi secara resmi pada 12 Maret 2026 pukul 09.00 WIB. Rute ini akan menghubungkan kawasan Blok M secara langsung dengan bandara yang berada di Cengkareng.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan peluncuran rute ini merupakan bagian dari upaya memperluas layanan transportasi publik terintegrasi menuju bandara.
“Untuk TransJabodetabek akan kami resmikan pada tanggal 12 Maret, jam 9 pagi,” ujar Pramono, Selasa (10/3/2026).
Rute Blok M–Soetta menjadi jalur kedua bus menuju bandara yang dioperasikan oleh TransJakarta. Sebelumnya, telah beroperasi rute SH1 yang melayani perjalanan dari Kalideres menuju kawasan perkantoran Bandara Soekarno-Hatta dengan total 23 pemberhentian sejak Februari 2025.
Pramono menjelaskan trayek baru ini memiliki karakteristik khusus karena akan berhenti di tiga terminal berbeda di area bandara. Hal tersebut membuat biaya operasional memiliki perhitungan tersendiri.
Namun untuk sementara, tarif layanan masih mengikuti skema reguler TransJakarta setidaknya hingga periode Idulfitri 2026.
“Mengenai tiket itu berapa tarifnya saya belum putuskan. Tapi sampai dengan Idulfitri sama dengan yang ada sekarang,” ujarnya.
Selama masa promo, penumpang hanya dikenakan tarif Rp2.000 pada pukul 05.00–07.00 WIB, dan Rp3.500 untuk perjalanan setelah pukul tersebut.
Tarif Terjangkau dan Headway Singkat
Pramono menilai layanan ini akan menjadi alternatif transportasi menuju bandara dengan biaya lebih terjangkau dibandingkan moda lain seperti bus bandara atau taksi.
Ia meyakini keberadaan rute ini dapat mempermudah mobilitas masyarakat yang hendak melakukan perjalanan udara maupun kembali dari bandara.
Selain tarif murah, jalur bus yang sebagian menggunakan jalur khusus juga diharapkan dapat mempercepat waktu tempuh perjalanan.
Untuk menunjang operasional rute tersebut, Pemprov DKI Jakarta menyiapkan 20 unit armada bus.
“Armada yang disiapkan ada 20 unit. Dengan demikian setiap lima sampai maksimal sepuluh menit akan selalu ada bus yang beroperasi,” kata Pramono.
Dengan kehadiran rute baru ini, masyarakat dari Blok M dan sekitarnya diharapkan memiliki pilihan transportasi yang lebih efisien dan ekonomis menuju Bandara Soekarno-Hatta.
Editor : Yoyon Agus Herdiono





Posting Komentar