Wanita Tewas Dilempar dari Tol BORR, Polisi Tangkap Pelaku yang Bawa Kabur Mobil Korban
BOGOR — Tintahukuminvestigasi.com | Aksi pembunuhan sadis mengguncang Kota Bogor setelah seorang wanita berinisial AA (25) ditemukan tewas di Jalan Sholeh Iskandar (Sholis), Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor. Korban diduga dibunuh lalu dilempar dari jalan layang Tol BORR oleh pelaku bernama M Febryan alias Ambon (26).
Peristiwa tragis tersebut viral di media sosial setelah rekaman CCTV memperlihatkan tubuh korban jatuh dari atas jalan layang tol pada Sabtu (23/5/2026) sekitar pukul 01.15 WIB.
Kapolresta Bogor Kota Kombes Rio Wahyu Anggoro menjelaskan, korban dibunuh di dalam mobil miliknya sendiri saat berada di kawasan Pakansari, dekat Stadion Pakansari. Pelaku diketahui telah mempersiapkan dasi dan golok sebelum bertemu dengan korban.
“Korban dijerat menggunakan dasi yang sudah dibawa tersangka. Setelah korban pingsan, korban dibawa berputar-putar menggunakan mobil,” ujar Rio dalam konferensi pers, Senin (25/5/2026).
Menurut polisi, saat melintas di jalan layang Tol BORR menuju kawasan Yasmin atau Sholeh Iskandar, pelaku melihat korban masih bergerak. Pelaku kemudian nekat melempar tubuh korban dari atas tol ke jalan raya di bawahnya.
“Kejadian seperti di video viral itu benar terjadi. Korban dilempar dari atas jalan tol ke bawah. Ini tindakan yang sangat biadab,” tegas Rio.
Setelah membuang korban, pelaku membawa kabur mobil milik korban menuju arah Garut. Namun pelariannya berakhir setelah mobil yang dikendarainya terguling saat mencoba kabur dari kejaran polisi.
Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota AKP Bagus Azi Lesmana menambahkan, pelaku sebenarnya juga menyiapkan golok yang akan digunakan apabila korban melakukan perlawanan.
“Golok belum sempat digunakan karena korban sudah pingsan setelah dijerat menggunakan dasi biru,” jelasnya.
Dari hasil pemeriksaan, motif pembunuhan diduga dipicu rasa sakit hati pelaku terhadap ucapan korban saat keduanya bertemu pada awal Mei 2026. Pelaku mengaku tersinggung ketika korban menanyakan kondisi orang tuanya.
Polisi menyebut pelaku kemudian merencanakan pembunuhan tersebut selama sekitar dua minggu sebelum akhirnya mengajak korban bertemu kembali pada Jumat (22/5/2026).
Korban diketahui sempat berpamitan kepada keluarga untuk pergi ngopi sebelum akhirnya ditemukan meninggal dunia.
Kasus ini kini menjadi perhatian publik karena dinilai sebagai tindakan kriminal yang sangat keji dan terencana.
📌 Sumber: dilansir dari detik.com
📰 Media: Tintahukuminvestigasi.com
📲 Ikuti kami untuk update berita viral dan investigasi lainnya:
Instagram | Facebook | TikTok | YouTube | Twitter/X
@tintahukuminvestigasi.com
Editor : Yoyon Agus H.





Posting Komentar